Dakwah Dalam Islam

Dakwah Dalam Islam

Hai teman, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat selalu dan dalam lindungan Allah Subhanahu wata’ala. Dalam kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah artikel tentang “Dakwah”. Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya berikut ini.

Pernahkah kamu mendengar Dakwah? Pasti kalian sering mendengarkan dakwah ini bukan? Baik itu di televisi, radio, atau bahkan di media sosial. Namun tahukah kamu apa itu dakwah? Terus apa manfaat dari dakwah itu? Lalu apa ketentuan-ketentuan bagi seseorang yang ingin berdakwah? Kamu penasaran bukan, jika ya maka simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Dakwah

Dakwah adalah suatu kegiatan untuk mengajak orang lain menuju ke jalan Allah Subhanahu wata’ala baik secara lisan maupun perbuatan. Namun perlu di ingat bahwa dakwah itu tidak selalu melalui ceramah saja akan tetapi juga bisa diwujudkan dengan sesuatu yang nyata seperti menyantuni anak yatim, membantu orang-orang yang dalam kesusahan, menyumbang untuk membangun fasilitas umum, dan lain sebagainya. Jadi kalian sekarang lebih paham bukan pengertian dakwah itu, selanjutnya kita akan bahas mengenai manfaat dari berdakwah itu apa saja.

Manfaat Berdakwah

Perlu diingat bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan bahwa kita itu dianjurkan untuk menyeru manusia menuju ke jalan yang benar dengan cara yang baik-baik. Kemudian dakwah itu sebaiknya bertujuan untuk mewujudkan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Agar dakwah yang kita lakukan itu mendapat rida dari Allah Subhanahu wata’ala. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa manfaat dari dakwah itu adalah mengajak atau menyeru manusia menuju ke jalan yang benar baik itu secara lisan, perbuatan, maupun tulisan yang mana hal tersebut dilakukan semata-mata untuk mendapat rida dari Allah Subhanahu wata’ala.

Baca juga: “Menuntut Ilmu dalam Pandangan Islam

Dalil Tentang Dakwah

Surah Ali ‘Imran Ayat 104

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Artinya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”

Surah An-Nahl Ayat 125

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Artinya: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Syarat Orang Yang Ingin Berdakwah

Dalam Islam orang yang melakukan kegiatan dakwah itu disebut dengan Da’i. Berdakwah juga ada syarat dan ketentuannya berikut di antaranya:

  1. Orang yang ingin berdakwah itu adalah seorang muslim.
  2. Orang tersebut juga harus sudah baligh.
  3. Mempunyai akal yang sehat.
  4. Mempunyai ilmu tentang agama Islam yang luas.

Itu tadi adalah 4 ketentuan yang harus dipenuhi jika kamu ingin menjadi seorang Da’i. Bagaimana kamu sudah termasuk orang yang memenuhi 4 ketentuan di atas tidak?

Baca juga: “Kejujuran dalam Pandangan Islam

Etika dalam Berdakwah

Perlu di ingat nih kawan bahwa dakwah itu tidak boleh dilakukan secara sembarangan, sebab ada etikanya dalam berdakwah itu. Adapun etika dalam berdakwah adalah sebagai berikut:

  1. Dakwah itu harus dilaksanakan dengan hikmah, maksud dari hikmah disini adalah ucapan yang disampaikan oleh Da’i itu harus jelas, tegas, dan bijaksana.
  2. Dakwah sebaiknya dilakukan dengan cara memberikan suatu nasihat yang baik, yakni dengan cara persuasif dan edukatif.
  3. Selanjutnya dakwah sebaiknya dilakukan dengan cara memberikan suatu contoh yang baik.
  4. Yang terakhir dakwah dilaksanakan dengan cara mujadalah, yakni diskusi atau bertukar pikiran yang berjalan dengan baik dan santun serta menghargai pendapat orang lain yang memiliki pendapat yang berbeda.

Jadi itu tadi adalah etika dalam berdakwah, jadi bagi kamu yang ingin menjadi seorang Da’i sebaiknya penuhi syarat dan ketentuan beserta etikanya.

والله أعلمُ

Sekian pembahasan mengenai “Dakwah”. Semoga pembahasan di atas memberikan tambahan ilmu serta wawasan bagi kita semua. Jika ada kesalahan kami mohon maaf. Sekian dari kami semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *