Jangan Kau Turuti Hawa Nafsumu

Hawa Nafsu adalah sesuatu yang tidak akan terpuaskan. Misalnya jika kita meminum air laut semakin banyak diminum maka akan semakin dahaga, begitu juga dengan nafsu dunia semakin kita turuti maka akan semakin tidak puas. Ketidakpuasan yang dimiliki seorang manusia menyebabkan kerasnya hati, butanya mata dan tulinya telinga sehingga dengan keadaan seperti ini akan mengubah cara pandang manusia terhadap kehidupan manusia itu sendiri. Jika keadaan ini terus berlanjut maka semuanya akan serba terbalik yang benar dianggap salah dan yang salah dianggap benar, akibatnya manusia akan jatuh ke derajat yang sangat rendah seperti derajat para binatang atau bahkan lebih rendah dari itu. Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam Al-Quran Surah Al-A’raf Ayat 179:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

Artinya: “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Baca juga: “Jagalah Lisan Kamu

Bahaya Menuruti Hawa Nafsu

Berikut adalah hal-hal yang mungkin akan terjadi jika manusia mengikuti hawa nafsunya:

A. Menjadikan Manusia Menjadi Lalai

Nafsu dapat menyebabkan manusia lalai seperti lalai dalam melaksanakan shalat, lalai dalam melaksanakan tugas, lalai dalam melaksanakan puasa, lalai dalam berzakat, lalai dalam berbuat kebajikan dan masih banyak lalai yang lainnya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Kahf Ayat 28:

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

Artinya: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.”

Baca juga: “Tata Cara Mandi Junub Yang Baik Dan Benar

B. Sumber Kebinasaan

Nafsu yang berada dalam diri manusia yang jika tidak bisa dikendalikan akan menyebabkan dirinya menjadi binasa. Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surah Thaha Ayat 16:

فَلَا يَصُدَّنَّكَ عَنْهَا مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِهَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ فَتَرْدَىٰ

Artinya: “ Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan daripadanya oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu jadi binasa”.

C. Nafsu Akan Menuntunnya Ke Dalam Kesesatan

Nafsu memang sangat berbahaya, bayangkan saja jika nafsu tidak dikendalikan maka mereka yang mengikuti hawa nafsunya akan menjadi orang-orang yang tersesat. Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Qasas Ayat 50:

فَإِنْ لَمْ يَسْتَجِيبُوا لَكَ فَاعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَاءَهُمْ ۚ وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِنَ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Artinya: “Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”

Baca juga: “5 Manfaat Berkurban Dalam Islam

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan mengenai “Nafsu Dituruti?”. Perlu kalian ketahui Hawa Nafsu yang jika dituruti akan sangat membahayakan diri kalian sendiri, oleh karena itu  lawanlah hawa nafsu kalian, karena orang-orang yang sanggup melawan hawa nafsunya maka meraka termasuk orang-orang yang sangat terpuji. Namun jika tidak bisa mengendalikan hawa nafsu, maka sudah dipastikan bahwa kebinasaan akan melenyapkan mereka.

Sekian dari saya, semoga bermanfaat, dan sampai jumpa di lain waktu.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *