Berkhianat

berkhianat

Hai teman, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat selalu dan dalam lindungan Allah Subhanahu wata’ala. Dalam kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah artikel tentang “Khianat mulai dari pengertiannya, hukumnya, dan bahayanya”. Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Berkhianat?

Khianat adalah menyelisihi, mengingkari atau melakukan tipu daya yang bertentangan dengan janji yang sudah disepakati. Sifat ini adalah sebuah sifat yang sangat tercela, yang mana banyak orang terdahulu mendapat azab karena sifat tersebut. Oleh karena itu umat muslim wajib menghindari sifat yang satu ini agar tidak mendapat azab dari Allah Subhanahu wata’ala.

Baca juga: “Sifat Ujub: Pengertian, Hukum, dan Bahayanya.

Bagaimana dengan Hukumnya?

Sifat ini merupakan salah satu perbuatan dosa, maka dari itu kita wajib menghindarinya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam Al Quran Surah Al-Anfal Ayat 27:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”

Dari ayat di atas kita dianjurkan untuk selalu amanah dan menghindari sifat yang tercela. Sebab orang yang menjalankan amanah maka akan mendapat pahala dari Allah namun apabila melakukan sebaliknya maka akan mendapatkan azab dari Allah.

Baca Juga: “Sifat Hasad: Pengertian, Ciri, dan Cara Menghindarinya.”

Apa Bahaya Berkhianat?

Berikut di bawah ini bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkannya, diantaranya:

  1. Tanda orang munafik.
    Dalam hadits, dijelaskan bahwa khianat adalah salah satu sifat munafik, dan pada dasarnya orang munafik suka sekali melakukan suatu kebohongan dan ingkar terhadap janji. Oleh karena itu umat muslim wajib menghindari sifat tercela yang satu ini dengan cara selalu berkata jujur, tidak ingkar janji, dan selalu amanah.
  2. Sifat yang tidak disukai oleh Allah.
    Allah berfirman dalam surah Al-Anfal Ayat 58 yang artinya: “Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.” Dari surah tersebut dijelaskan bahwa Allah tidak menyukai orang-orang yang suka berkhianat. Sebab sifat tersebut dapat menyebabkan kerusakan, permusuhan, ataupun kerugian.
  3. Diancam masuk neraka.
    Allah berfirman dalam surah At-Tahrim Ayat 10 yang artinya: “Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): “Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk (jahannam)”.”

Baca Juga: “Sifat Takabur: Pengertian, Ciri, dan Cara Menghindarinya.”

والله أعلمُ

Sekian pembahasan mengenai “Sifat tercela tersebut mulai dari pengertiannya, hukumnya, dan bahayanya”. Semoga pembahasan di atas memberikan tambahan ilmu serta wawasan bagi kita semua. Jika ada kesalahan kami mohon maaf. Sekian dari kami semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *