Beriman Kepada Kitab Allah

Beriman Kepada Kitab Suci

Hai teman, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat selalu dan dalam lindungan Allah Subhanahu wata’ala. Dalam kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah artikel tentang “Kitab Allah”. Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya berikut ini.

Tahukah kamu berapa kitab suci yang sudah diturunkan oleh Allah? Pasti kalian sudah tahu bukan? Namun sebelumnya, tahukah kamu apa itu kitab? Terus berapa jumlahnya? Lalu diturunkan kepada siapa kitab tersebut? Kamu penasaran bukan, jika ya maka simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: “Beriman Kepada Malaikat

Pengertian Iman Kepada Kitab-Kitab Allah

Iman itu sendiri memiliki arti percaya atau yakin, dalam segi istilah iman adalah meyakini setulus hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan seluruh anggota badan. Adapun kitab adalah wahyu yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wata’ala kepada para rasul yang kemudian disampaikan kepada umat manusia yang berfungsi sebagai pedoman hidup.

Jadi dengan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa iman kepada kitab Allah yakni meyakini dengan setulus hati bahwa Allah Subhanahu wata’ala telah menurunkan kitab berisi wahyu kepada para rasul yang kemudian disampaikan kepada umat manusia.

Baca juga: “Tabligh Dalam Islam

Macam-Macam Kitab Allah dan Rasul yang Menerimanya

Berikut dibawah ini adalah 4 kitab yang diturunkan oleh Allah kepada para Rasulnya.

Kitab Taurat

Kitab Taurat adalah sebuah kitab yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wata’ala kepada Nabi Musa as untuk menjadi sebuah petunjuk serta bimbingan bagi umat Bani Israil. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang berbunyi:

ووَآتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَجَعَلْنَاهُ هُدًى لِبَنِي إِسْرَائِيلَ أَلَّا تَتَّخِذُوا مِنْ دُونِي وَكِيلًا

Artinya: “Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,” (Surah Al-Isra’ Ayat 2)

Kitab Zabur

Kitab Zabur dalam bahasa Arab disebut mazmur dan dalam bahasa Ibrani disebut mizmar yakni sebuah nyanyian rohani yang dianggap suci. Kitab zabur adalah sebuah kitab yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Daud as untuk disampaikan kepada kaumnya yakni Bani Israil. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang berbunyi:

إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَىٰ نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَعِيسَىٰ وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَارُونَ وَسُلَيْمَانَ ۚ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًا

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (Surah An-Nisa’ Ayat 163)

Kitab Injil

Dalam kitab Injil itu berisi tentang perintah-perintah Allah supaya manusia itu mengesakan Allah dan tidak menyekutukan-Nya. Kitab Injil adalah sebuah kitab yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Isa as untuk disampaikan kepada umatnya Bani Israil. Hal ini sesuai firman Allah yang berbunyi:

ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِمْ بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَآتَيْنَاهُ الْإِنْجِيلَ وَجَعَلْنَا فِي قُلُوبِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ رَأْفَةً وَرَحْمَةً وَرَهْبَانِيَّةً ابْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَاهَا عَلَيْهِمْ إِلَّا ابْتِغَاءَ رِضْوَانِ اللَّهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا ۖ فَآتَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

Artinya: “Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.” (Surah Al-Hadid Ayat 27)

Kitab Al-Quran

Kitab Suci Al-Quran adalah sebuah kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam yang menjadi pedoman hidup bagi seluruh umat manusia, oleh karena itu umat muslim harus percaya dengan semua isi yang ada di dalam Al-Quran. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang berbunyi:

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

Artinya: “Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,” (Surah Al-Baqarah Ayat 2)

Kandungan isi Yang ada Pada Kitab Suci Al-Quran

Berikut ini adalah beberapa isi kandungan yang ada di dalam Al-Quran yakni sebagai berikut:

  1. Berisi Aqidah.
  2. Berisi Ibadah baik yang mahdah maupun gairu mahdah.
  3. Berisi muamalah, yakni hubungan antara manusia dengan manusia.
  4. Berisi Akhlak kepada Allah, akhlak kepada sesama manusia, serta akhlak kepada alam sekitar.
  5. Berisi kisah para Rasul dan Nabi, orang-orang sholeh, serta orang-orang yang ingkar.

Keistimewaan Kitab Suci Al-Quran

Berikut di bawah ini adalah beberapa keistimewaan kitab suci Al-Quran diantaranya:

  1. Petunjuk dan pedoman hidup bagi orang-orang yang beriman.
  2. Al-Quran adalah kitab suci terakhir dan terjamin keasliannya.
  3. Membaca dan mengamalkan isi Al-Quran merupakan suatu ibadah.

Baca juga: “Dakwah Dalam Islam

والله أعلمُ

Sekian pembahasan mengenai “Kitab Allah”. Semoga pembahasan di atas memberikan tambahan ilmu serta wawasan bagi kita semua. Jika ada kesalahan kami mohon maaf. Sekian dari kami semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *