Menuntut Ilmu dalam Pandangan Islam

Menuntut Ilmu dalam Pandangan Islam

Hai teman, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat selalu dan dalam lindungan Allah Subhanahu wata’ala. Dalam kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah artikel tentang “Menuntut Ilmu”. Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: “Kejujuran dalam Pandangan Islam

Islam memandang bahwa ilmu pengetahuan adalah suatu hal yang penting. Orang yang berilmu itu derajatnya lebih tinggi dari pada yang tidak berilmu. Oleh karena itu orang dianjurkan untuk menuntut ilmu dengan setinggi-tingginya. Namun tahukah kamu apa itu Ilmu? Berikut di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya.

Apa itu Ilmu?

Ilmu adalah ibarat sebuah cahaya yang dapat menyinari manusia dari jalan kegelapan. Orang yang tidak berilmu akan jatuh ke jurang kebodohan. Sebab dengan ilmu kita dapat menggapai cita-cita yang selalu kita impikan, serta dengan ilmu jarak yang begitu jauh pun akan terasa sangat dekat, waktu yang lama akan terasa sangat singkat, dan pekerjaan yang susah pun dapat menjadi mudah. Oleh karena itu penting bagi kita untuk menuntut ilmu.

Menuntut ilmu itu merupakan suatu kewajiban bagi orang-orang muslim. Baik itu seorang laki-laki maupun wanita sangat dianjurkan untuk mencari ilmu dan Islam sendiri tidak membeda-bedakan antara keduanya. Mencari ilmu juga tidak dibatasi dengan waktu ataupun jarak, walaupun sudah berumur tua itu tetap diperbolehkan untuk menuntut ilmu.

Baca juga: “Pengertian dan Tata Cara Berwudhu

Hukum Menuntut Ilmu

Menuntut ilmu itu dapat memberikan manfaat yang begitu besar, oleh sebab itu hukum menuntut ilmu itu terbagi menjadi dua yakni:

  1. Fardu Kifayah
    Hukum ini berlaku untuk ilmu yang harus ada dalam umat Islam yakni ilmu kedokteran, perindustrian, ekonomi, sains, dan lain sebagainya.
  2. Fardu ‘Ain
    Sedangkan hukum ini berlaku untuk ilmu yang tidak boleh ditinggalkan oleh setiap muslim, seperti ilmu mengenal Allah Subhanahu wata’ala, ilmu tata cara beribadah, ilmu tata cara baca Al-Quran, dan ilmu yang sejenis lainnya.

Baca juga: “Pentingnya Memiliki Sifat Qana’ah Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalil Tentang Menuntut Ilmu

Surah At-Taubah Ayat 122

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ

Artinya: “Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.

Baca juga: “Manfaat Membaca Al Quran

Keutamaan Orang Yang Menuntut Ilmu

Berikut di bawah ini adalah 5 keutamaan orang-orang yang berilmu:

  1. Derajatnya tinggi dihadapan Allah Subhanahu wata’ala
  2. Diberikan pahala yang besar di hari kiamat.
  3. Merupakan salah satu sedekah.
  4. Lebih utama daripada orang yang ahli ibadah.
  5. Diberikan pahala seperti orang-orang yang berjihad di jalan Allah.

والله أعلمُ

Sekian pembahasan mengenai “Mencari Ilmu”. Semoga pembahasan di atas memberikan tambahan ilmu serta wawasan bagi kita semua. Jika ada kesalahan kami mohon maaf. Sekian dari kami semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *