Nikmat Yang Sering Dilalaikan Manusia

Mungkin di antara kita saat ini banyak yang tertipu dengan nikmat ini yakni nikmat sehat dan nikmat waktu luang. Kesehatan yang kita miliki saat ini tidak akan selamanya selalu ada, ada kalanya kita akan sakit sehingga tidak mampu mengerjakan amal-amal sholeh. Demikian pula waktu luang yang tidak selamanya kita akan miliki, ada kalanya juga kita tidak memiliki waktu luang untuk beribadah ke pada Allah Subhanahu wa ta’alla. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk bersegera mengerjakan amal-amal sholeh, Allah Subhanahu wa ta’alla ketika memerintahkan hamba-hambanya untuk bersegera dalam beramal, Allah Subhanahu wa ta’alla berfirman dalam Al Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 133-134 :

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Artinya (133): “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,”

Artinya (134): “(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

Serta di ayat yang lain Allah Subhanahu wa ta’alla berfirman dalam Al Quran Surat Al-Baqarah Ayat 148:

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Baca juga: “Berbaktilah Kamu Semua Kepada Kedua Orang Tua Terutama Ibumu

Ini semua ditujukan kepada kita bahwasanya hendaklah kita bersegera memanfaatkan kesehatan serta waktu luang untuk melakukan amal kebaikan yang sebanyak-banyaknya. Sebab ketika nikmat ini telah hilang dari kita, maka kita tidak akan menyesal di kemudian hari. Perlu kalian tahu bahwa kita akan dijemput oleh ajal kita dimanapun dan kapanpun, sehingga apabila kita lengah maka kesempatan untuk beramal didunia ini akan menghilang.

Baca Juga: “Boros atau Tabzir Dalam Islam

Di dunia ini hanya ada amal dan tidak ada hisab, akan tetapi kelak di akhirat hanya ada hisab namun tidak ada kesempatan untuk beramal. Sehingga kita jangan lagi menunda-nunda untuk mengerjakan amal sholeh agar kita tidak termasuk dalam golongan orang yang Allah kisahkan dalam Al Quran Surat Al-Fajr Ayat 24-25:

يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي

فَيَوْمَئِذٍ لَا يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ

Artinya (24): “Dia mengatakan: “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini”.

Artinya (25): “Maka pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksa-Nya.”

sekian dari saya, semoga bermanfaat, dan sampai jumpa di lain waktu.

Referensi:

  1. Yufid.TV
  2. tafsirq.com

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *