Riya’ Dalam Islam

Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakaatuh

Halo semua apa kabar? Semoga kabar kamu hari ini baik-baik saja ya. Kali ini admin akan berbagi artikel tentang “Riya”. Bagaimana kamu tertarik tidak? Jika ya, yuk simak pembahasan artikel di bawah ini.

Baca juga: “Fitnah: Pengertian, Ciri, dan Cara Menghindarinya.”

Pengertian Riya’

Riya‘ adalah suatu perbuatan yang memperlihatkan amalan ibadah baik itu berupa sholat, shadaqah, maupun infak dan ibadah lainnya dengan tujuan untuk memperoleh pujian dari orang lain. Riya’ merupakan perbuatan yang sangat tercela karena beribadah bukan berniat karena Allah melainkan untuk memperoleh pujian dari orang lain. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Al Quran Surat Al-Baqarah Ayat 264:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا ۖ لَا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِمَّا كَسَبُوا ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”

Bahaya-Bahaya Riya’

Selain itu sifat yang satu ini juga bisa mendatangkan bahaya atau dampak buruk bagi para pelakunya jika mereka belum bertobat. Berikut ini adalah bahayanya:

  1. Dapat menghapus amal sholeh.
  2. Membuat orang menjadi tersesat.
  3. Di Akhirat kelak tidak akan memperoleh ganjaran.
  4. Mendapatkan dosa dari Allah Subhanahu wa ta’ala.
  5. Orang yang memiliki sifat ini akan menjadi takabur atau sombong.

Ciri-Ciri Riya’

Agar kamu bisa lebih mengenali sifat tercela yang satu ini, berikut adalah ciri-cirinya yang bisa kamu ketahui.

  1. Akan sangat serius dalam beribadah ketika dilihat dan di puji orang, serta malas beribadah ketika tidak ada orang yang melihat dan memujinya.
  2. Ketika banyak orang maka akan selalu menjaga diri dari perbuatan dosa, namun ketika sendirian justru tidak takut dalam melakukan perbuatan dosa.
  3. Akan melakukan sesuatu jikalau ada imbalannya.
  4. Beribadah tidak diniatkan karena Allah Subhanahu wa ta’ala melainkan hanya beribadah untuk mendapat pujian dari manusia.

Baca juga: “Suudzon: Pengertian, Ciri, dan Cara Menghindarinya.”

Cara Menghindari Riya’

Riya’ merupakan sifat yang sangat tercela. Oleh karena itu kita sebagai seorang muslim wajib untuk menghindarinya. Berikut ini adalah tips agar kita bisa menghindari sifat yang satu ini.

  1. Belajarlah untuk menjadi orang yang ikhlas dalam beribadah.
  2. Niatkan dalam beribadah hanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.
  3. Selalu ingat akan bahaya atau dampak buruk yang akan ditimbulkan dari sifat ini.
  4. Jauhi sifat pamer dalam beribadah.
  5. Selalu berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala agar dihindarkan dari sifat ini.

Kesimpulan

Riya adalah sifat yang ingin mendapatkan pujian dari orang lain dalam beribadah, sifat ini sangatlah tercela serta harus dihindari sejauh mungkin. Sebab jika kamu memiliki sifat ini maka bersiaplah dengan dampak buruk yang akan kamu peroleh seperti yang sudah disebutkan diatas. Oleh karena itu segeralah bertobat dan meminta ampun kepada Allah Subhanahu wa ta’ala agar kamu tidak memperoleh dosa.

(Dan perlu diingat bahwa semua ini Hanya Allah Yang Mengetahui)

Demikianlah Artikel tentang Riya’ dalam Islam, semoga bermanfaat, namun jika ada kesalahan admin mohon maaf. Sekian dari admin dan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakaatuh

Tinggalkan Balasan