Pengertian dan Tata Cara Berwudhu

wudhu

Hai teman, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat selalu dan dalam lindungan Allah Subhanahu wata’ala. Dalam kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah artikel tentang “Pengertian wudhu, hal-hal yang dapat membatalkan wudhu, serta tata cara wudhu”. Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Wudhu

Wudhu yaitu membersihkan anggota wudu’ dengan air bersih yang juga harus didahului dengan niat untuk menghilangkan hadas kecil. Berwudhu merupakan syarat sah ketika hendak melakukan shalat atau ibadah-ibadah lainnya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam Al Qurah Surah Al Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.[1]

Namun bagaimana jika ingin berwudu namun tidak ada air? Jikalau tidak ada air untuk berwudu maka dapat menggunakan media selain air seperti tanah, hal ini disebut tayamum. Tayamum itu sendiri adalah menyengaja bersuci menggunakan media tanah dengan cara membasuh muka dan kedua tangan hingga siku dengan cara tertentu. Hal ini juga sudah dijelaskan di dalam Al Quran Surah Al Maidah ayat 6 di atas.

Hal-Hal Yang Dapat Membatalkan Wudu

Ada beberapa hal yang dapat membatalkan wudu yakni diantaranya adalah sebagai berikut.[2]

  1. Buang air kecil (kencing) dan buang air besar.
  2. Memegang kemaluan dan memegang dubur.
  3. Pingsan.
  4. Bersentuhan kulit dengan yang bukan mahram.

Tata Cara Berwudu

Berikut di bawah ini adalah urutan tata cara wudu.[3]

  1. Niat.
  2. Membasuh telapak tangan.
  3. Berkumur.
  4. Membersihkan hidung dengan cara menghirup air.
  5. Membasuh wajah.
  6. Membasuh kedua tangan hingga siku.
  7. Mengusap kepala.
  8. Mengusap kedua telinga.
  9. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki.
  10. Berdoa setelah wudhu.

Perbedaan Wudu dan Tayamum

Adapun perbedaan wudhu dan tayamum adalah sebagai berikut.

Wudu Tayamum
Niat wudhu. Niat tayamum.
Menggunakan media air. Menggunakan tanah atau debu yang suci.
Terus menerus dalam shalat fardhu kecuali jika buang air kecil. Hanya berlaku satu kali dalam shalat fardhu.
Membasuh muka dalam kedua tangan hingga siku, membasuh sebagian kepala, dan membasuh kedua kaki hingga mata kaki. Membasuh muka dan kedua tangan hingga siku.

والله أعلمُ

Sekian pembahasan mengenai “Pengertian wudu, hal-hal yang dapat membatalkannya, serta tata caranya”. Semoga pembahasan di atas memberikan tambahan ilmu serta wawasan bagi kita semua. Jika ada kesalahan kami mohon maaf. Sekian dari kami semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *